Langsung ke konten utama

Logika Dalam Tanda Tanya


Logika Dalam Tanda Tanya ( ? )

Angan-angan terlalu abstrak untuk ditangkap.
Perasaan terlalu labil untuk digunakan.
Lalu, dengan apa lagi aku harus berfikir?
Semua hal terkadang pasang dan surut.
Tidak pernah ada hal yang konkret dan stabil di dunia ini.

Tidak.
Tidak semua hal seperti itu.

Lalu apa?

Logika.
Ia tak pernah redup dalam gelap.
Tak pernah surut dalam fikiran.
Selalu menjadi pemilah dari banyak pilihan.
Penemu solusi dalam klimaks.

Memang benar.
Namun apakah semua orang memilikinya?

Tidak, hanya orang berakal sehatlah yang punya.

Kemudian, apakah kadar logika setiap orang sama?

Ya, namun yang membedakan adalah cara.
Bagaimana sang pemilik menggunakannya.

Ibaratkan logika seperti kuda.
Kau adalah pengendaranya.
Sekarang, bagaimana sang pengendara mengendalikan kudanya.

Ngomong-ngomong siapa kau? 

Aku adalah logikamu

Penulis
Haidar Muzafan


Diberdayakan oleh Muhammad Rafif Al Hakim

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti bulan Ramadhan yang dirindukan di tengah wabah CoviD-19 yang mengerikan.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.  Teman-temanku sekalian, dalam pembahasan kali ini yang perlu kita garis bawahi dari tema tersebut adalah " wabah corona yang mengerikan ". Mengerikan bagi siapa?Yaitu bagi orang-orang yang tidak memiliki iman di dalam hatinya . Mereka menganggap CoviD-19 ini sangatlah mengerikan sehingga mereka membuat mereka takut kepadanya hingga melebihi takut mereka kepada Allah. Tetapi bagi orang-orang yang memiliki iman di dalam hatinya, mereka mengangap wabah ini merupakan sebuah ujian dari Allah Swt. Karena Allah ingin meningkatkan derajat ketakwaan para hamba-Nya. Mereka berpikir bahwa virus ini diciptakan oleh Allah SWT, maka mereka tidak sepantasnya bingung pada virus ini, tetapi mereka harus bingung bagaimana caranya mereka meningkatkan ketakwaan mereka kepada Dzat yang menciptakan virus ini. Mereka tidak bingung, namun bukan berarti mereka tidak berikhtiyar kepada Allah. Mereka tetap berikhtiyar, dengan cara melaku...

CERPEN KARYA SANTRI SMP MBS JOMBANG

"CAIR" "Falexir, apa kau siap? ” Tanya Profesor Tom. “Siap professor ” Falexir mulai memasuki sebuah tabung besar yang terhubung dengan mesin dihadapan Profesor Tom. “Baiklah, bersiaplah Falexir..! ” Profesor Tom mulai mengutak-atik mesin dihadapannya. Tombol ia tekan, tuas ia tarik dan mesin pun mulai menyala. Beberapa saat kemudian, sebuah energi mengalir melalui kabel dan mulai memasuki tabung besar tersebut. Sementara itu, Falexir mulai merasakan adanya sebuah energi yang memasuki tubuhnya. Pori-porinya terasa melebar, saraf-sarafnya menegang. Ia merasa lebih bersemangat. Tak lama kemudian, energi yang mengalir melalui kabel-kabel tersebut semakin kuat. Falexir mulai merasa ada perubahan pada dirinya. DNA-nya mulai berubah. Ia merasakan ada sebuah kekuatan marasuki setiap eritrositnya dan menyebar hingga keseluruh tubuh. Falexir yang tidak tahu akan hal itu, seketika terkejut. Seolah ada aliran listrik ribuan volt mengalir di tubuhnya. Ia hampir tak sadarkan dir...

TABIAT DAUN

Tabiat Daun Ku buka mataku lebar-lebar Terlihat tali yang telah disimpulkan Ku buka penutup telinga Terdengar suara panggilan Ku ayunkan tangan kiri ku Seolah menyapu masa lalu Ku angkat tangan kanan ku Seolah meraih suatu harapan Harapan yang menjanjikan Bak mentari di tengah malam Oh Tuhan, apakah ini takdir yang telah Kau tentukan? Namun, ombak laut tak mudah tenang Begitu pula takdir yang tak mudah untuk disimpulkan Suatu harapan dapat menjadi penyesalan Ku menyesal telah menyimpulkan Sebelum tahu arti kehidupan Oh Tuhan, apakah ini takdir yang telah Kau tentukan? Namun, sekali lagi aku salah menyimpulkan Tuhan tak pernah dusta tentang tali yang telah disimpulkan Dia mengirim angin yang menjatuhkan Dan Dia pula yang mengirim angin yang menyejukkan Ingatlah! Tidak semua yang kita lihat dapat disimpulkan dengan apa yang terlihat Jadilah orang yang sabar dalam menerima ketentuan Tuhan Jadilah orang yang tegar dalam menerima takdir kehidupan Seperti d...